SEMARANG, suarapembaharuan.com – Untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membangun sinergi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
![]() |
Ist |
“Hari ini sudah dilakukan pemeriksaan BPK RI (Tahun Anggaran) 2024. Kami siap menjadi objek. Ini dalam rangka menciptakan pemerintahan yang baik,” kata Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, saat Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala BPK Perwakilan Jateng.
Ia juga berharap kepada BPK agar terus memberikan masukan yang positif kepada Pemprov Jateng. Dikatakan, pihaknya senantiasa terbuka jika menjadi objek pemeriksaan oleh BPK.
Mantan Kapolda Jateng ini juga berharap, pemprov dan BPK Perwakilan Jateng, terus menjalin sinergitas yang lebih baik.
Dalam sertijab itu, Ahmad Luthfi H Rahmatullah resmi menjabat sebagai Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jateng. Dia menggantikan Karyadi yang kini menjabat sebagai Direktur Pemeriksaan V A pada Direktorat Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara (PKN) V BPK. Sebelumnya, Luthfi Rahmatullah menjabat sebagai Kepala BPK Perwakilan Provinsi Papua Barat.
Serah terima jabatan digelar di auditorium Kantor BPK Perwakilan Provinsi Jateng. Hadir dalam kesempatan itu anggota V BPK RI Bobby Adhityo Rizaldi, Ketua DPRD Provinsi Jateng Sumanto, dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi. Hadir pula perwakilan bupati/ wali kota, dan pimpinan instansi vertikal di wilayah Jateng, serta mitra strategis BPK Jateng.
Dalam sambutanya, anggota V BPK RI, Bobby Adhityo Rizaldi memberikan apresiasi pada kepala daerah dan Forkopimda Jateng, yang kompak hadir di acara tersebut. Ia berharap provinsi Jateng senantiasa lebih baik.
“Provinsi Jateng harapannya terus lebih baik dari sebelumnya. Hasil pemeriksaan BPK bisa berdampak pada kebijakan, sehingga lebih efektif efisien,” kata Bobby.
Dia juga berharap, agar Kepala BPK Perwakilan Jateng yang baru mampu bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan. Termasuk, terus menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Dengan demikian, BPK Perwakilan Provinsi Jateng dapat terus menjadi satuan kerja yang terpercaya, dalam menjalankan fungsi pemeriksaan keuangan negara.
Kategori : News
Editor : RCS
Posting Komentar