JAKARTA, suarapembaharuan.com - Berkembangnya kecerdasan buatan Artificial intelligence (AI) di Indonesia membuat Binus University terus berupaya mewujudkan komitmennya dalam membentuk generasi yang dekat dengan AI serta mencetak talenta digital berkualitas. Salah satunya menerapkan metode pembelajaran berbasis AI yang memungkinkan pengalaman belajar lebih adaptif, personal, dan efektif.
Penerapan AI dalam sistem pembelajaran ini tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga memperkuat posisi Binus sebagai institusi pendidikan unggulan yang mendukung transformasi digital dengan menggandeng microsoft.
"Kami percaya bahwa kecerdasan buatan adalah bagian penting dari masa depan, dan Binus University berkomitmen untuk memastikan bahwa mahasiswa serta masyarakat luas memiliki akses ke pendidikan AI yang berkualitas. Komitmen kami merupakan langkah strategis dalam membangun ekosistem AI yang inklusif dan berdaya saing. Dengan implementasi AI dalam berbagai aspek pembelajaran dan program pemberdayaan, kami berharap dapat mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan global," ungkap Rektor Binus University, Dr. Nelly, S.Kom, MM.
Dijelaskan Nelly, Kerjasama Binus dengan Microsoft dalam menghadirkan program pemberdayaan berbasis AI bagi masyarakat.
"Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan digital dan memastikan bahwa lebih banyak individu memiliki akses terhadap pendidikan AI yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan," tambahnya.
Sementara itu, Presiden Direktur Microsoft Indonesia, Dharma Simorangkir menyebut kolaborasi yang dilakukan bersama Binus ini merupakan upaya mereka membina dan memberdayakan masyarakat dalam mencetak talenta-talenta digital yang siap menghadapi tantangan digital di masa depan.
"Institusi pendidikan memiliki peranan besar untuk menggerakan ekonomi AI baru di Indonesia, dengan kemampuannya dalam membimbing generasi yang siap menghadapi era baru AI. Melalui kolaborasi kami dengan BINUS University di elevAIte Indonesia, kami berharap dapat menyediakan kurikulum yang inklusif dan pelatihan yang relevan; memastikan bahwa AI bukan hanya untuk mereka yang memiliki latar belakang teknologi, tetapi juga untuk semua individu yang ingin berkontribusi dalam ekonomi digital ini," tandasnya.
Sejauh ini, Binus mengintegrasikan AI ke dalam kurikulum dan memperluas ekosistem pembelajaran via GreatNusa, platform edutech yang fokus pada upskilling dan reskilling dan menargetkan 100.000 generasi muda sebagai pemimpin masa depan di era digital.
Kategori : News
Editor : AHS
Posting Komentar